Qasehku Kembali
Telah lama senyap lagu rinduku,
tertiup angin dalam sunyi malam.
Langkahmu hilang, jejakmu semu,
aku menanti dalam diam.
Tapi waktu, meski perlahan,
membawa kabar dari langit biru.
Tatap matamu datang perlahan,
menghapus luka yang dulu beku.
Kasihku kembali, bagai fajar,
menerangi relung jiwa yang redup.
Setiap senyummu, setiap getar,
membangkitkan cinta yang sempat lumpuh.
Tiada dendam, tiada tanya,
hanya peluk yang sarat makna.
Kita saling, kita setia,
seperti dulu bahkan lebih mesra.
Jika esok masih tak pasti,
biarlah hari ini jadi saksi:
cinta yang pernah pergi,
telah pulang ke pelabuhan hati.
No comments:
Post a Comment